Perwakilan Himakom UNY Hadiri Munas IMIKI di Surabaya

Himakom FIS UNY telah manghadiri Musyawarah Nasional Ikatan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Indonesia yang bertempat di Universitas Negeri Surabaya pada tanggal 13-16 Januari 2020.

Yogyakarta, 19 Januari 2020- Musyawarah Nasional Ikatan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Indonesia (IMIKI) yang diselenggarakan di Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Surabaya berjalan dengan sempurna. Himakom UNY juga mengirimkan perwakilannya untuk menghadiri forum acara tertinggi anggota Ikatan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Indonesia. Acara ini sebelumnya dilaksanakan di Palembang. Namun kali ini yang menjadi tuan rumah yaitu Pengurus Cabang SMST (Surabaya- Madura- Sidoarjo- Tuban).

Musyawarah Nasional ini dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari setiap wilayah. Wilayah 1 terdiri dari Pulau Sumatera. Wilayah 2 terdiri dari Jakarta, Jawa Barat dan Banten. Wilayah 3 terdiri dari DIY, Jawa Tengah dan Kalimantan. Wilayah 4 terdiri dari Jawa Timur, Bali, NTB dan NTT. Serta wilayah 5 yang terdiri dari Sulawesi, Maluku dan Papua.

Acara Musyawarah Nasional ini diselenggarakan selama 4 hari yaitu tanggal 13, 14, 15, dan berakhir pada 16 Januari 2020. Acara hari pertama diisi dengan rangkaian kegiatan seminar dan workshop. Selanjutnya hari kedua sampai hari keempat diisi dengan acara sidang pleno (musyawarah).

Para peserta Musyawarah Nasional ini menginap di Islamic Center Surabaya.

“Munas imiki X Surabaya menurut saya menjadi panggung kepentingan. Tidak ada narasi untuk membentuk imiki menjadi organisasi yg memiliki dasar kokoh. Ide dan gagasan hanya datang dari kami, selebihnya hanya retorika belaka. Terima kasih atas pihak² yang terkait, peristiwa ini tak akan pernah saya lupakan.” Kata Ridwan Atrashani selaku perwakilan yang hadir dari Himakom UNY.

 

Penulis: Ratna S

Perwakilan Himakom UNY Hadiri Munas IMIKI di Surabaya

Himakom FIS UNY telah manghadiri Musyawarah Nasional Ikatan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Indonesia yang bertempat di Universitas Negeri Surabaya pada tanggal 13-16 Januari 2020.

Yogyakarta, 19 Januari 2020- Musyawarah Nasional IkatanMahasiswa Ilmu Komunikasi Indonesia (IMIKI) yang diselenggarakan di Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Surabaya berjalan dengan sempurna.Himakom UNY juga mengirimkan perwakilannya untuk menghadiri forum acara tertinggi anggota Ikatan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Indonesia. Acara ini sebelumnya dilaksanakan di Palembang. Namun kali ini yang menjadi tuan rumah yaitu Pengurus Cabang SMST (Surabaya- Madura- Sidoarjo- Tuban).

Musyawarah Nasional ini dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari setiap wilayah. Wilayah 1 terdiri dari Pulau Sumatera. Wilayah 2 terdiri dari Jakarta, Jawa Barat dan Banten. Wilayah 3 terdiri dari DIY, Jawa Tengah dan Kalimantan. Wilayah 4 terdiri dari Jawa Timur, Bali, NTB dan NTT. Serta wilayah 5 yang terdiri dari Sulawesi, Maluku dan Papua.

Acara Musyawarah Nasional ini diselenggarakan selama 4 hari yaitu tanggal 13, 14, 15, dan berakhir pada 16 Januari 2020. Acara hari pertama diisi dengan rangkaian kegiatan seminar dan workshop. Selanjutnya hari kedua sampai hari keempat diisi dengan acara sidang pleno (musyawarah).

Para peserta Musyawarah Nasional ini menginap di Islamic Center Surabaya.

Munas imiki X Surabaya menurut saya menjadi panggung kepentingan. Tidak ada narasi untuk membentuk imiki menjadi organisasi yg memiliki dasar kokoh. Ide dan gagasan hanya datang dari kami, selebihnya hanya retorika belaka. Terima kasih atas pihak² yang terkait, peristiwa ini tak akan pernah saya lupakan.” Kata Ridwan Atrashani selaku perwakilan yang hadir dari Himakom UNY.

 

Penulis: Ratna S.

RAPAT BESAR TERAKHIR HIMAKOM 2019 HAVE WE DONE?


Rapat besar untuk yang terakhir bagi Himakom 2019 telah terlaksana pada hari Sabtu, 21 Desember 2019 bertempat di parkiran PKM FIS UNY. Rapat besar terakhir ini diwarnai dengan awarding oleh PI Himakom 2019 bagi para anggotanya.

Yogyakarta, 24 Desember 2019- Himakom 2019 telah melakanakan rapat besar untuk terakhir kalinya bagi pengurus Himakom periode 2019. Rapat besar ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 21 Desember 2019 yang bertempat di parkiran PKM FIS UNY. Rapat besar ini merupakan rapat rutin yang dilaksanakan tiap bulan sekali, yaitu pada hari Sabtu terakhir di setiap bulan. Rapat besar merupakan ajang laporan hasil kerja pengurus selama satu bulan dan mencari solusi atau masukan untuk lebih baik kedepannya.

Pada rapat terakhir ini bertemakan “Have We Done?” yang artinya “apakah kita sudah bener2 selesai? Mari kita selesaikan tuntaskan!” kata Andre Hanif selaku ketua Himakom 2019.
Selain itu, ada keunikan lain dari rapat besar terakhir ini, yaitu adanya persembahan awarding dari teman teman Pengurus Inti Himakom 2019. Awarding tersebut diantaranya ada:
1. Divisi Terinovatif: JIM
2. Divisi Tersolid: APP
3. Divisi Termandiri: Litbang
4. Divisi Terproduktif: BSO
5. Divisi Terhasilkan: MIBA
6. Divisi Tersolutif: PSDM
“Kita kemarin lebih ke apresiasi buat temen temen yang sudah satu periode ini berjuang menyukseskan proker Himakom. Dan yang terpenting kita ingin berpesan bahwa Himakom harus terus dilanjutkan dan diperjuangkan. Jangan berhenti sampai di sini” pesan ketua Himakom, Andre Hanif.


Setelah pembagian awarding selesai, dilanjutkan pengumuman HOTM (Himakom Of The Month) yaitu penghargaan bagi pengurus atau anggota Himakom yang dalam sebulan itu terlihat dedikasinya untuk Himakom sendiri. HOTM untuk Bulan November yaitu jatuh kepada Bagas Tegar (2018) dan HOTM untuk Bulan Desember jatuh kepada Daffa Maulana (2018). Hal yang membedakan dari rapat besar kali ini yaitu adanya pengumuman Himakom Of the Year yaitu penghargaan bagi salah satu pengurus yang mana dalam satu periode ini terlihat sekali kerja kerasnya untuk Himakom. Himakom Of The Year jatuh kepada Afifah Nur Ashikah yang berasal dari staff MIBA. Pemberian selempang Himakom Of The Year ini dipakaikan oleh wakil ketua Himakom yaitu Dhony Ponco.
“Ya tidak jauh berbeda dengan rabes biasanya. Hanya saja rabes terakhir kemaren itu asik sih… jadi moment apresiasi untuk tiap divisi, jadi merasa kerja kita dihargai hehe” ujar Afifah sebagai Himakom Of The Year 2019.

HASIL AKHIR PEMILWA ILMU KOMUNIKASI

Pemwilwa yang diadakan oleh KPU UNY pada tanggal 17 Desember 2018. Pemilwa bagi warga FIS UNY bertempat di dua lokasi, yaitu Laboratorium Geospasial dan FISNET untuk mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial. Pemilwa berjalan lancar tanpa ada hambatan apapun.

Yogyakarta, 21 Desember 2019- KPU UNY telah sukses mengadakan Pemilwa untuk seluruh mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta. Begitu pula yang terjadi di FIS UNY di mana KPU FIS UNY mengadakan Pemilwa di dua lokasi, yaitu Laboratorium Geospasial untuk mahasiswa Ilmu Komunikasi, Pendidikan IPS, Pendidika Geografi, dan Pendidikan Kewarganegaraan dan Hukum. Sedangkan di FISNET diselenggarakan untuk mahasiswa Pendidikan Sejarah, Ilmu Sejarah, Ilmu Administrasi Publik, dan Pendidikan Sosiologi. Pemilwa dilaksanakan pada hari Rabu, 17 Desember dimulai pukul 08.00 sampai pukul 17.00.
“Sistem pemilwa tahun ini cukup berbeda dengan sebelumnya. Nampak lebih efektif dalam hal waktu namun perlu dievaluasi lebih lanjut untuk dashbord maupun tampilan lainnya beserta keamanan datanya. Sebagai mahasiswa ilkom tentunya sangat membantu karena terkesan lebih komunikatif. Tapi, masih perlu dipertimbangkan bagaimana menarik atensi mahasiswa untuk berpartisipasi.” ujar Kristina sebagi peserta Pemilwa 2019.

Untuk mahasiswa Ilmu Komunikasi sendiri, mengajukan empat calon ‘Hokage’ atau calon Ketua Himpunan, yaitu dengan urutan sebagai berikut:
1. Juan Tirta Abditama dengan perolehan suara sebanyak 31 suara.
2. Diovani Sulhan Zulkarnain dengan perolehan suara sebanyak 64 suara.
3. M. Ibnu Panji Pratama dengan perolehan suara sebanyak 16 suara.
4. Tara Belinda dengan perolehan suara sebanyak 9 suara.

Dengan perolehan suara seperti di atas, dapat ditarik hasil akhir bahwa perolehan suara untuk Ketua Himpunan Ilmu Komunikasi diraih oleh nomor urut dua, yaitu Diovani Sulhan Zulkarnain.
“Walaupun Pemilwa kemarin berjalan cukup lancar dan baik, masih disayangkan dari temen-temen yang tidak datang ke TPS untuk menggunakan hak suaranya. Siapapun yang telah terpilih untuk mengemban amanah sebagai ketua, tetap dukung terus untuk periode yg lebih baik. Tegur jika dirasa salah, dukung jika itu baik” kata calon terpilih, Diovani Sulhan.

Diovani sendiri memiliki visi dan misi untuk Ilmu Komunikasi yaitu sebagai berikut:
Visi: Menjadikan Himakom 2020 yang bermanfaat, berintregitas, dan berprestasi. Himakom yang mampu mengoptimalkan kapabilitas pengurus maupun anggota dalam kinerjanya dan tetap menggunakan asas kekeluargaan.
Misi:
1. Melakukan riset proker dari periode sebelumnya dan mencari solusi untuk bisa diterapkan pada Himakom periode 2020.
2. Mencari data apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi.
3. Menumbubkan budaya dan iklim organisasi yang solid dan tidak toxic.
4. Menjalankan proker yang bermanfaat sesuai dengan aspirasi warga Ilmu Komunikasi.
5. Mengoptimalkan penyaluran minat dan bakat secara terbuka untuk berprestasi.
6. Mengapresiasi prestasi warga Ilmu Komunikasi UNY di segala bidang.
Semoga calon terpilih dapat menjalankan amanahnya. Namun, dalam organisasi tidak hanya Ketua Himpunan yang dapat menjalankan semua visi misinya. Apalah arti Ketua Himpunan tanpa ada dukungan dari warga Ilmu Komunikasi itu sendiri. Mari membangun Himakom 2020 menjadi lebih baik dari dukungan warga Ilmu Komunikasi segala angkatan. Salam Komunikasi!

Penulis : Ratna S

Editor : Rosa Astia N

SEMUANYA SUDAH BERADA DI UJUNG SECANKIR #3

Secankir #3 yang bertemakan “Ujung” yang diadakan oleh Himakom FIS UNY telah sukses dilaksanakan pada tanggal 16 Desember 2019 bertempat di Parkiran PKM FIS UNY. Secankir #3 merupakan program kerja terakhir dari Himakom dan berlangsung dengan syahdu.

Yogyakarta, 16 Desember 2019- Panitia Secankir #3 telah berhasil melaksanakan serangkaian acara live musik untuk seluruh warga Ilmu Komunikasi UNY dengan tema “Ujung”. Maksud dari tema ini adalah kami ingin membawa teman – teman Ilmu Komunikasi untuk melampiaskan ujung dari perasaannya yang belum sempat terungkap melalui lagu – lagu. Perasaan, ucapan maaf, dan ungkapan perasaan yang sulit terucap walau sudah berada di ujung pelampiasan. Lagu adalah sarana untuk kita mengungkapkan ujung perasaan kita. Dibalik lagu yang dinyanyikan terdapat pesan tersirat yang ingin disampaikan.

Secankir secara umum ditujukan untuk seluruh warga Ilmu Komunikasi. Acara ini juga secara tidak langsung akan mengakrabkan rasa kekeluargaan antar angkatan Ilmu Komunikasi. Secankir kali ini dihadiri oleh 50 mahasiswa Ilmu Komunikasi yang berasal dari angkatan 2016, 2017, dan 2018. Acara dimulai dengan lagu pembuka dari Abidatu Lintang (angkatan 2017) yang menyanyikan lagu – lagu lama penuh makna. Acara dilanjutkan dengan penampilan dari penampil lainnya yang sudah siap untuk tampil di malam live musik Secankir #3. Para penampil ini berasal dari angkatan 2017 dan angkatan 2018. Semua peserta acara dapat menikmati acara hingga acara selesai. Secankir #3 mendapatkan apresiasi dari peserta “Secankir malam ini menurut saya sangat bagus. “Temen-temen bisa bernyanyi dengan lepas dengan lagu pilihan mereka. Akan tetapi, saya sangat menyayangkan kurangnya partisipasi dari teman – teman angkatan 2019”. Ujar Mawadah mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2018.

Penulis : divisi MIBA

Editor : Rosa Astia

 

REBAHAN (Rembug Bareng Mahasiswa dan Dosen) YUK!

Inisiasi yang diadakan oleh APP Himakom untuk yang kedua telah berhasil dilaksanakan pada hari Jumat, 13 Desember 2019 bertempat di PKM lantai tiga. Inisiasi dihadiri oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi FIS UNY yang datang dengan dresscode colorfull.

Yogyakarta, 15 Desember 2019- Acara inisiasi kedua periode Himakom 2019 telah sukses dilaksanakan pada Jumat, 13 Desember. Tema yang diusung yaitu colorfull dengan nama acara Rebahan (Rembug Bareng Mahasiswa & Dosen). Acara tersebut diselenggarakan di PKM lantai 3 FIS UNY. Tidak lupa pula sebelum acara inisiasi berlangsung, dibuka dahulu dengan acara FDT (Forum Dialog Terbuka) yang dipandu oleh Dhoni Ponco selaku wakil ketua HIimakom. Sesi FDT berisi tentang diskusi antar mahasiswa Ilmu Komunikasi menghadapi permasalahan permasalahan yang ada di lingkup Ilmu Komunikasi.

Inisiasi kali ini terhitung lancar dalam penyelenggaraanya. Dihadiri oleh sekitar 50 mahasiswa Ilmu Komunikasi dan dua dosen Ilmu Komunikasi yaitu Novianto Yudha Laksana, S.Pd., M.Pd. dan Gilang Jiwana Adikara, S.I.Kom., M.A. membuat acara inisiasi ini berharap adanya perubahan bagi pembelajaran perkuliahan pada tahun depan. Mahasiswa dan dosen saling mengeuarkan keluh kesahnya dengan apa yang dirasakan satu sama lain selama satu tahun ini. Sehingga semoga solusi yang telah disampaikan dapat berdampak membangun Himakom yang lebih baik bagi warga Ilmu Komunikasi.

Acara inisiasi yang kedua ini terdapat acara yang spesial karena terdapat sesi pengenalan calon ketua Himakom periode 2020 mendatang. Keempat calon ketua Himakom menyamapaikan visi dan misinya serta terdapat beberapa pertanyaan dari peserta yang menghadiri acara Inisiasi ini untuk lebih mengenal keempat calon tersebut agar nantinya tidak salah memilih pemimpin yang akan membawa Himakom lebih maju lagi dari sebelumnya.

Penulis : Divisi APP

Editor : Rosa Astia N

HIMAKOM UNY GELAR BULAN KOMUNIKASI #4 2019 BERTEMAKAN ”PLURAL(IS)ME”

Himakom UNY kembali menggelar rangkaian Bulan Komunikasiberisi Pameran Karya dan Awarding Night pada Sabtu, 30 November dan 1 Desember 2019 di Pendopo Tedjokusumo dan Performance Hall Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Yogyakarta. Acara dimulai pukul 10.00 hingga pukul 23.30 WIB. Adapun pameran karya pada  tahun ini terdiri dari berbagai macam karya, mulai dari PR Campaign, Print Ad, TVC, fotografi, majalah seni lukis dan instalasi, radio dan podcast, dan juga screening film yang berasal dari beberapa Universitas dan Komunitas. Dan malam pengumuman pemenang Bulan Komunikasi UNY 2019, dibagi menjadi dua kategori yaitu Internal dan Eksternal UNY menghadirkan pula Diandras sebagai guest star.

Yogyakarta, 3 Desember 2019– Hari pertama Acara puncak rangkaian Bulan Komunikasi 2019 dimulai denganpameran karya yang bertemakan “PLURALISME”, karyaberasal dari semua nominasi awarding dan dari pengumpulankarya pada Sabtu, 30 November 2019 pukul 10.00 sampaidengan 22.00 WIB di Pendopo Tedjokusumo FBS UNY. Kemudian acara dilanjutkan dengan pembukaan Food and Baverages Bazaar yang di meriahkan oleh enam tenant dan juga penampilan musik oleh panitia, dan puncak pada haripertama yaitu diadakannya acara “SENJATA (Screening SenjaSama Kita)” yang di mulai pada pukul 15.00 WIB denganmenayangkan empat film pendek yaitu “KELARAN” dariUniversitas Muhammadiyah Malang, “NYEWU” dariUniversitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta, “PUTRI” dari Institut Kesenian Jakarta dan “TATTOOdariUniversitas Negeri Yogyakarta.

Pada hari kedua, dimulai dengan pameran karya pada jam 10.00 WIB, dan dilanjutkan Malam PenganugerahanKarya Bulan Komunikasi 2019 dibuka pada jam 14.00 WIB di Gedung Performance Hall FBS UNY. Acara dimulai denganPenganugerahan Karya Internal Ilmu Komunikasi UNY 2019, dibuka dengan sambutan dari ketua pelaksana Dhony PoncoPriatmoko, ketua Himakom 2019 Andre Hanif Maulana dan oleh Kepala Jurusan Ilmu Komunikasi FIS UNY Prof. Drs.Suranto, M.Pd.,M.Si. Acara selanjutnya adalah pengumumanpemenang dari delapan nominasi yaitu Best Director yang dimenangkan oleh Mas’ud Hamdani dari film “SISI LAIN”, Best Script Writer dimenangkan oleh Aqila Zailani dari film “SISI LAIN”, Best Editor dimenangkan oleh Fahri Adimasdan Gany Wicaksono dari film “SISI LAIN”, Best Acting Performance dimenangkan oleh Amir Safruddin dari film “SISI LAIN dan SACRIFICE”, Best Producer dimenangkanoleh Ivan Driyant dari film “TATTOO”, Best Filmdimenangkan oleh film “SISI LAIN” dan yang terakhir Best Advertisement  dimenangkan oleh iklan “Ramadhan 1, 2 dan 3”.

Acara dilanjutkan dengan pengumuman pemenang darienam nominasi Awarding Eksternal. Komunitas Film terbaikdi menangkan oleh AVIKOM Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta, Komunitas Public Relationterbaik di menangkan oleh PRORIENTED dari UniversitasIslam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, KomunitasPeriklanan terbaik di menangkan oleh KONSTRAD Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Komunitas Lembaga Pers Mahasiswa terbaik di menangkanoleh  PASTI PRESS Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Komunitas Radio dan Advertising terbaik di menangkan olehCRAST FM Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta, dan Foto Terbaik oleh Imam Satrio Kuncoro Jatidengan judulDalam Lingkarandari Universitas Negeri Yogyakrta. Sebelumnya, karya yang sudah masuk ke BulanKomunikasi 2019 dikurasikan oleh juri-juri yang berpengalaman dalam bidangnya pada Jum’at, 22 November 2019 di Fakultas Ilmu Sosial Unioversitas Negeri Yogyakarta.

Selain pameran karya, foods and baverages bazaar, Screening Film dan malam penganugerahan karya, terdapatjuga penampilan di bidang seni mulai dari tari tradisional, pembacaan puisi oleh Lintang dan juga adanya penmpilanmusik dari Setara Band, Notic Band, FISIKIP Band, Take a Way The Sun Band, Baswara Ent. Band, BLNTR Band dan Guest Star yaitu Diandras Band.

Segala update mengenai rangkaian acara BULAN KOMUNIKASI UNY 2019 ini dapat dipantau melaluilinimasa Twitter resmi  Bulan Komunikasi di @bulankomunikasi atau melalui instagram@bulankomunikasiuny.

Penulis: Ihsan Risniawan

Editor: Ratna Swastika

Himakom UNY Gelar Seminar Nasional Bertajuk”Refleksi Yotuber Indonesia: Antara Pujian dan Cacian”

 

 

Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Yogyakarya telah sukses menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema “Refleksi Youtuber Indonesia: Antara Pujian dan Cacian” pada hari Sabtu, 16 November 2019. Acara tersebut diselenggarakan di Ruang Sidang Utama Rektorat UNY dan dihadiri oleh kurang lebih 229 peserta.

Yogyakarta, 16 November 2019- Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta telah sukses menyelemggarakan Seminar Nasional dengan tema “Refleksi Youtuber Indonesia: Antara Pujian dan Cacian” di Ruang Sidang Utama Rektorat Universitas Negeri Yogyakarta. Seminar ini diawali dengan laporan dari Puput Febrianti selaku ketua pelaksana. Seminar dibuka oleh Dr. Suhadi Purwantara, M.Si, selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Yogyakarta.

Seminar Nasional Ilmu Komunikasi 2019 dimeriahkan oleh penampilan Kondang (Komunikasi Berdendang) dan Komen (Komunikasi Menari) yang personilnya merupakan mahasiswa Ilmu Komunikask itu sendiri dan dihadiri oleh 229 peserta seminar, mulai dari mahasiswa Ilmu Komunikasi UNY hingga kalangan umum. Dalam kesempatan ini, panitia menghadirkan tiga pembicara: Rahmat Sutopo, SE selaku Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Dinas Komunikasi dan Informatika DIY, Didik Arwinsyah selaku Internet Marketer, serta Arie Je-Froyonion selaku Content Creator.

Rahmat Sutopo, SE mengajak para peserta untuk memperdalam pemahaman akan kehadiran Diskominfo DIY dalam aktivitas mereka di dunia maya. Tidak lupa pula Bapak Rahmat Sutopo, SE memberikan tips agar menjadi warga negara yang #bijakbermediasosial.

“Diskominfo DIY berperan dalam mengedukasi netizen serta youtuber (masyarakat Yogyakarta) untuk memproduksi konten yang positif. Terdapat pula pasukan cyber dari Diskominfo,” ungkap Rahmat Sutopo, SE.

Tetap dalam pembahasan mengenai konten youtube, Didik Arwinsyah menekankan bahwa kita sebagai masyarakat memiliki dua pilihan dalam mengakses youtube.

“Jika tidak menjadi pemeran maka jadilah penonton,” jelas Didik Arwinsyah.

Menilik perkembangan youtube yang sangat pesat, tentunya Didik Arwinsyah selaku internet marketer tidak akan menyia-nyiakan peluang. Tentunya berbisnis di youtube, Didik Arwinsyah memaparkan beberapa tips untuk hal tersebut. Mulai dari tahap produksi hingga pemasarannya.

Tidak afdol rasanya jika kita membicarakan konten, namun tidak tahu-menahu cara membuat konten. Dalam pemaparannya Arie Je-Froyonion memberikan bekal kepada para peserta tentang bagaimana cara memahami medan konten, tujuan pesan, hingga target pasar suatu konten. Akan tetapi jangan lupa untuk tetap bertanggung jawab dalam membuat konten.

“Pencitraan boleh, penipuan jangan,” tekan Arie Je-Froyonion.

Dalam pelaksaan sebuah acara tentunya akan kurang lengkap jika panitia tidak mendapatkan dukungan dari pihak manapun. Ketua pelaksana Seminar Nasional Ilmu Komunikasi menegaskan bahwa Seminar Nasional Ilmu Komunikasi 2019 mendapat cukup banyak dukungan dalam perancangan hingga penyelenggaraannya.

“Seminar Nasional ini mendapat dukungan dari berbagai pihak. Mulai dari fakultas, jurusan, mahasiswa hingga masyarakat,”  ujar Puput Febrianti.

 

Dinda Agita Dewi

Litbang Himakom FIS UNY

 

Torehkan Gagasanmu di Lomba Esai Intermeso

Yogyakarta, 25 Oktober 2019-Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta (Himakom FIS UNY) telah melaksanakan presentasi final Lomba Esai Intermeso 2019. Lomba Esai Intermeso 2019 merupakan lomba esai yang pertama kali diadakan oleh Himakom UNY. Lomba Esai Intermeso 2019 bertujuan untuk memberikan tempat dalam menyampaikan gagasan mengenai tema terkait melalui tulisan. Pada tahun pertama Intermeso diadakan lomba ini dikhususkan untuk mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Yogyakarta.

Lomba Esai Intermeso 2019 diselenggarakan di Ruang Seminar Proposal I, Gedung PKM FIS Lantai 3. Presentasi final Lomba Esai Intermeso 2019 dihadiri oleh Mas’ud Hamdani Bin Rohmad, Novia Agri Kusumaningrum, Nurul Asfiani, Tryas Chusnul Fatimah, dan Henik Tri Rahayu selaku finalis Lomba Esai Intermeso 2019. Dalam presentasi final Lomba Esai Intermeso 2019 terdapat dua juri yang akan menilai presentasi peserta yaitu Gilang Jiwana Adikara selaku Dosen Ilmu Kominikasi, Wartawan Harian Jogja, Penulis di Mojok.co, dan Hardian Wahyu Widianto S.Sos., MPA. selaku Dosen Ilmu Administrasi Publik, Enumerator Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan UGM, Event Staff Komisi Pemberantasan Korupsi.


Presentasi final Lomba Esai Intermeso 2019 diawali dengan sambutan dari ketua pelaksana Lomba Esai Intermeso 2019, Annisa Putri dilanjutkan dengan sambutan dari Bapak Muhamad Nur Rokhman, M. Pd. Setelah serangkaian sambutan, acara dilanjutkan dengan presentasi dari Finalis Lomba Esai Intermeso 2019. Antusias para finalis cukup tinggi terlihat dari betapa bersemangatnya mereka dalam mempresentasikan naskah esai yang mereka buat kepada juri. Tidak semua karya yang dikirim di Lomba Esai Intermeso 2019 akan lolos ke final presentasi. Finalis Lomba Esai Intermeso 2019 dapat dikatakan telah mengalahkan para pesaingnya di tahap seleksi naskah esai. Tahap seleksi naskah esai yaitu naskah esai yang dikirim dinilai oleh juri dengan kriteria penilaian yang ditentukan oleh panitia. Peserta yang mendapat nilai tertinggi akan lolos ke tahap presentasi final.

Setelah peserta melewati presentasi yang mendebarkan di depan juri. Maka didapatkan tiga juara di Lomba Esai Intermeso 2019. Nurul Asfiani sebagai juara I, Henik Tri Rahayu sebagai juara II serta Tryas Chusnul Fatimah sebagai juara III. Ketiga juara mendapatkan uang pembinaan dari penyelenggara. Serta seluruh finalis mendapatkan sertifikat sebagai apresiasi atas kontribusinya.


Peserta Lomba Esai Intermeso 2019 memberikan apresiasi terhadap lomba esai yang telah diselenggarakan oleh Himakom FIS UNY. “Semoga acara ini tetap berlanjut, tidak hanya tingkat FIS saja kemudian ke UNY, ke daerah, bahkan hingga tingkat nasional,” ucap Mas’ud Hamdani Bin Rohmad kala diminta memberikan pesan dan kesan terhadap Lomba Esai Intermeso 2019. “Tetap semangat, semoga lombanya bisa dikembangkan lagi, semoga cakupan pesertanya semakin banyak, sampai jumpa tahun depan,” lanjut Nurul Asfiani menambahkan.

Dinda Agita Dewi
Himakom FIS UNY

THROWBACK YUUKKK DI SECANKIR #3


Senin, 21 Oktober 2019 Himakom UNY sukses membawakan Secankir #3 yang bertemakan “Trowback” yang bertempat di Parkiran PKM FIS UNY. Lagu – lagu nostalgia menambah kehangatan Secankir malam itu.

Yogyakarta, 22 Oktober 2019- Panitia Secankir #3 telah berhasil melaksanakan serangkaian acara live musik untuk seluruh warga Ilmu Komunikasi UNY dengan tema “Trowback”. Maksud dari tema ini adalah ingin membawa teman – teman Ilmu Komunikasi untuk bernostalgia ke masa – masa remaja dengan lagu – lagu yang nge hits di zamannya. Mengingat kejadian – kejadian unik dibalik sebuah lagu, karena sesungguhnya masa lalu itu hadir untuk dapat dikenang bukan semerta – merta untuk dilupakan. Secankir secara umum ditujukan untuk seluruh warga Ilmu Komunikasi. Acara ini juga secara tidak langsung akan mengakrabkan rasa kekeluargaan antar angkatan Ilmu Komunikasi. Secankir kali ini dihadiri oleh sebagian mahasiswa Ilmu Komunikasi dari angkatan 2016, 2017, 2018, dan 2019.

Acara dimulai dengan sambutan dari Ketua Pelaksana Secankir, yaitu Bonavhisna yang menyampaikan ucapan terima kasih kepada teman – teman yang telah hadir dalam acara Secankir dan tidak lupa mengajak untuk bersenang – senang bernostalgia ke zaman remaja. Acara dilanjutkan dengan penampilan dari kelima penampil yang sudah siap untuk tampil di malam live musik Secankir #3. para penampil ini berasal dari angkatan 2017, 2018, dan tentunya keluarga baru kita angkatan 2019. Pertama, yaitu dari Roi angkatan 2017 yang membawakan tiga buah lagu dan berhasil membawa para penonton untuk kembali ke tahun 90’an. Suasana malam itu terasa begitu syahdu dan tenang. Penampilan selanjutnya dari Sheila On Seven yang tentunya membawakan lagu – lagu karya Sheila yang hits di zaman 90’an. Secara keseluruhan, semua penampil dapat menyanyikan lagunya dengan baik dan mampu membawa seluruh peserta Secankir untuk kembali mengenang masa – masa indah dibalik lagu – lagu yang dibawakan.

Secankir malam itu tidak hanya menjadi wadah untuk mengasah kemampuan bernyanyi, namun juga menjadi wadah untuk keuntungan ekonomi. Ada stand makanan yang merupakan dana usaha untuk event – event Ilmu Komunikasi. Terdapat dua stand makanan yang menjual jajanan seperti roti bakar dan sempol. Semua peserta acara dapat menikmati acara hingga acara selesai. Secankir #3 mendapatkan apresiasi dari peserta “Secankir kali ini asyik, cukup seru dengan lagu lagu yang dibawakan. Nostalgia ke masa – masa yang lalu. Akan tetapi semoga Secankir selanjutnya tema dapat lebih ditegaskan agar penampil dapat membawakan lagu yang sesuai dengan tema”. Ujar Bagas mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2018.

Penulis: Afifah