DISKUSI MENUMBUHKAN JIWA KRITIS MAHASISWA

Pada hari Senin, 9 April 2018 Divisi Penelitian dan Pengembangan Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Yogyakrta menyelenggarakan kegiatan Focus Grup Discussion (FGD). Diadakan di Parkiran Unit Kegiatan Mahasiswa FIS UNY pada pukul 19.00 hingga 21.30 WIB, FGD kali ini  mengusung tema Menuju Perang Politik 2019 : Amunisi Komunikasi Politik Para Kandidat. Sekitar 30 mahasiswa, yang terdiri dari 15 mahasiswa dari prodi Ilmu Komunikasi dan 15 mahasiswa dari berbagai prodi di lingkup Fakultas Ilmu Sosial UNY. FGD ini juga dimoderatori oleh M. Alberian Reformansyah selaku penanggung jawab proker dan dibersamai oleh Maulana Rabbani Masardhi selaku Mendagri BEM KM UNY dan mantan Ketua HIMAKOM 2017 yang pada diskusi kali ini menjadi pemantik.

Dalam diskusi ini disajikan opini mengenai  para calon kandidat yang digadang-gadang akan berpotensi untuk maju menjadi RI 1 dalam pertarungan politik 2019. Ada lima nama, yaitu Joko Widodo, Prabowo Subiyanto, Anies Baswedan, Agus Harimurti, dan Gatot Nurmayanto. Dari beberapa tanggapan yang ada, banyak dari kita masih menganggap bahwa Jokowi dan Prabowo lah yang menjadi bakal calon presiden terkuat di 2019 nanti. Berbagai alasanpun mencuat salah satunya adalah kinerja Jokowi yang sangat memuaskan rakyat yaitu diangka 70%, dan basis politik Prabowo yang sangat kuat untuk dapat melenggang RI 1.

Dari diskusi ini, kami lebih menyasar ke bagaimana para kandidat ini nantinya akan merepresentasikan dirinya melalui media yang ada. Dari media tersebut para kandidat akan meraih simpati dari pemilih untuk memilihnya. Pemilih pemula dilihat dari media yang mereka gunakan juga tak luput dari pembahasan, bisa kita katakan banyak para kandidat memanfaatkan media yang ada untuk menarik para kaum muda. Dapat dibuktikan dengan pemakaian media sosial para tokoh politik. Hal tersebut sangat efektif dilakukan karena masyarakat Indonesia sekarang ini banyak yang menggunakan untuk berkomunikasi. Selain menyasar ke anak muda, mereka juga sering melakukan kampanye secara langsung seperti blusukan,  menghadiri acara, safari politik dan sebagainya.

Dengan adanya FGD ini diharapkan mampu menumbuhkan jiwa kritis dan kepekaan terhadap kondisi perpolitikan Indonesia pada Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNY. Semoga di FGD #2 nantinya akan meningkat lagi antusias para mahasiswa khususnya dari Prodi Ilmu Komunikasi dengan tema-tema yang berbeda disetiap pertemuannya. Dengan diskusi kita meraih informasi, dan dengan diskusi kita dapat berkontibusi bagi negeri.

 

Oleh : Litbang HIMAKOM 2018

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *